Mission moves toward sign code changes, enforcement; temporary signs draw most complaints

first_imgThe number of temporary signs for businesses in Mission Mart along Johnson Drive draws the most complaints.The City of Mission is taking the first steps to revamping its sign ordinance and in the process addressing complaints that have been persistent, especially regarding temporary signs.The city recently completed a sign inventory that catalogued a total of 817 signs. Of those, 91 were temporary signs. Along with the temporary signs, pole signs and window signs were of particular concern, city staff said. Temporary signs draw the most complaints and the area on Johnson Drive at Mission Mart has been a special target of complaints. The density of businesses in that area contributes to the number of temporary signs along the street.Interim Community Development Director Danielle Murray told the city council that temporary signs are difficult to regulate under current code because the 60-day time period for temporary signs can start again if the sign is changed. Staff would need to time how long each sign has been up. Temporary signs are limited by square footage and not the number.Councilor Arcie Rothrock suggested that the city could use a combination of number and size to reduce temporary signs with limits to special events. City Administrator Laura Smith said a restriction could include limits on the number of times per year temporary signs can be displayed.Pole signs have been prohibited in the city since 2003 and only 24 remain. However, four signs (for Village Inn, Pride Cleaners, Johnny’s BBQ and Popeye’s) fall under a special 2009 amendment. Those four are allowed more maintenance than the others. Pole signs must come down if the business changes or if they deteriorate significantly. The council may look at setting a time limit for all pole signs in the city to be removed.Window signs are now allowed only in the downtown – generally Johnson Drive area from Lamar to Nall.. That restriction, some councilors believed, was unfair. Few complaints are heard about window signs, staff said.The inventory preceded looking at weaknesses in the city ordinance that need to be corrected prior to starting more strict enforcement. A staff briefing said the city can make rules about time, placement and manner of signs, but cannot make a distinction based on the content of the sign, although the First Amendment does not protect false claims.The briefing pointed out that a U.S. Supreme Court ruling from last summer made some of the categories in the sign code unconstitutional. Most cities are affected by the ruling, but Mission would be one of the first cities in the Kansas City area to revise its sign code since that decision.last_img read more

Awak Kabin American Airlines Meninggal di Pesawat, Gegara Corona?

first_imgTak ayal, kematian mendadak Joe di pesawat pun menimbulkan pertanyaan besar mengingat angka kasus kematian akibat Covid-19 di dunia masih terus meningkat, tak terkecuali dengan AS. Sudah begitu, peristiwa meninggalnya Joe di pesawat secara tiba-tiba juga tak lama selang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan penularan virus corona lewat airborne atau melalui udara.Pasalnya, dalam sebuah penelitian, sistem filter udara di pesawat disebut tak membebaskan kabin penumpang dari ancaman wabah corona. Bahkan, filter HEPA atau High Efficiency Particulate Arresting yang selalu dibanggakan maskapai dalam mencegah penyebaran virus di pesawat terbukti tak sepenuhnya bisa diandalkan.Boeing dan Airbus sendiri, selaku produsen pesawat terbesar di dunia, sejak akhir Mei lalu tengah bekerjasama mencari tahu tingkat keamanan pesawat dalam mencegah penyebaran virus corona. Sampai saat ini, keduanya belum merilis lebih lanjut perkembangan terakhir. Itu artinya, ancaman virus corona di pesawat belum sepenuhnya hilang.Seolah membuktikan ancaman langsung wabah corona di pesawat, pada akhir Maret dan akhir Mei lalu kasus penumpang positif terpapar virus corona di pesawat dan sehabis terlibat dalam penerbangan juga terjadi.Kembali ke kasus kematian pramugari American Airlines, sekalipun pihak perusahaan tak mengabarkan dengan rinci kronologi kematian pramugara berusia 61 tahun tersebut dan apa penyebab kematiannya, namun, sebuah sumber mengatakan bahwa Joe Tormes meninggal akibat serangan jantung.“Kami tahu, banyak di antara kalian yang pernah bekerja dengan Joe dan pasti akan merindukan Joe. Rasa duka kami begitu mendalam untuk sang istri, Jett dan juga putra mereka Brandon. Rasa cinta kami sampaikan kepada siapapun yang mengenal dan pernah bekerja dengan Joe,” kata juru bicara American Airlines dalam keterangan tertulis.Pesawat yang mengangkut Joe beserta istrinya itu akhirnya kembali lagi ke Bandara Internasional Lambert di St.Louis pada Minggu (5/7) pagi waktu setempat, untuk menurunkan jenazah Joe.Pesawat kemudian terbang lagi melanjutkan perjalanan ke Bandara Internasional Dallas Fort Worth pada siang harinya, dengan kru kabin yang baru.Baca juga: Ahli Virologi Ini Yakin Tertular Corona Lewat Mata dalam Penerbangan yang Penuh Sesak“Kami akan bekerja dan berhubungan langsung dengan keluarga Joe untuk mendukung apa yang mereka butuhkan,” pungkas pihak American Airlines.Joe tentu bukan satu-satunya, sebelumnya, pada awal Januari tahun lalu, seorang pramugari juga pernah meninggal saat dalam penerbangan. Sama seperti Joe, pramugari tewas saat pesawat di udara itu dikabarkan meninggal karena serangan jantung.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedPastikan Keamanan, Boeing dan Airbus Pelajari Risiko Sebaran Virus Corona di Pesawat28/05/2020In “Featured”Ahli: Penumpang yang Duduk di Dekat Jendela Lebih Aman dari Virus Corona21/03/2020In “Destinasi Udara”Pramugari American Airlines Dituduh Malas Gegara Covid-19 oleh Penumpang First Class17/09/2020In “Analisa Angkutan” Boeing 737 MAX milik American Airlines. Sumber: Stars and Stripes Seorang pramugara American Airlines, Joseph ‘Joe’ Tormes, dikabarkan tewas mendadak saat tengah bertugas. Tak dijelaskan dengan persis bagaimana kronologi dan apa penyebabnya. Namun, sempat beredar kabar bahwa Joe meninggal akibat wabah Corona yang masih menggila di Amerika Serikat (AS).Baca juga: Ahli Sebut Kabin Pesawat Tak Aman Cegah Corona! Video Ini Jadi Salah Satu BuktinyaFox News melaporkan, pramugara yang telah mengabdi selama 20 tahun di American Airlines tersebut sebelumnya dalam kondisi sehat. Dalam penerbangan sebelum ajal menjemputnya itu, istrinya diketahui juga ikut menemaninya.last_img read more